FHI 2026 Mendorong Inovasi dan Keberlanjutan dalam Industri Perhotelan
Food Hospitality Indonesia (FHI) 2026 telah menyelesaikan edisi ke-20 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, menghadirkan 576 perusahaan peserta pameran dari 33 negara, lebih dari 34.000 pengunjung profesional dari 62 negara, serta memfasilitasi lebih dari 2.800 sesi business matchmaking. Pameran selama empat hari ini menyoroti inovasi, kolaborasi, pengembangan tenaga kerja, dan keberlanjutan di seluruh industri makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia.
FHI 2026 → Food Hospitality Indonesia → Indonesia Hospitality → Industri F&B → Matchmaking Bisnis → Inovasi Perhotelan → Talenta Kuliner → Keberlanjutan → Bebas Sampah (Zero Waste) → Ekonomi Sirkular → Teknologi Perhotelan → Masa Depan Perhotelan Indonesia
FHI 2026, Food Hospitality Indonesia, Makanan & Minuman, Perhotelan, Perhotelan Indonesia, Industri Perhotelan, Inovasi Perhotelan, Teknologi Perhotelan, Keberlanjutan, Perhotelan Berkelanjutan, Bebas Sampah (Zero Waste), Ekonomi Sirkular, Limbah Makanan, Matchmaking Bisnis, Industri Kuliner, Kompetisi Kuliner, Kopi Spesialti, Teh Spesialti, Industri Perhotelan, Acara Jakarta, JIExpo, Acara Indonesia.



Jakarta, 04 Agustus 2026 – Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 secara resmi menutup edisi ke-20 yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema "A Thrilling Journey of Excellence That Celebrates the Now and Ignites the Future", FHI menghadirkan 576 perusahaan peserta pameran dari 33 negara, menarik lebih dari 34.000 pengunjung profesional dari 62 negara, dan memfasilitasi lebih dari 2.800 sesi business matchmaking yang menghubungkan para pelaku industri, pembeli, distributor, serta pengambil keputusan kunci dari Indonesia dan mancanegara.
Capaian ini mencerminkan kepercayaan yang kuat dari industri terhadap FHI sebagai platform bisnis internasional untuk memperluas jaringan, menjalin kemitraan strategis, dan membuka akses ke pasar global. Keberhasilan edisi tahun ini semakin mempertegas posisi FHI sebagai pameran dagang internasional terkemuka di Indonesia untuk industri makanan, minuman, dan perhotelan.
Diselenggarakan bersamaan dengan Hotelex Indonesia, Fine Furniture & Deco Asia (FFDA), dan ProPak Indonesia, FHI 2026 menampilkan ekosistem industri yang saling terhubung—mencakup rantai pasok makanan dan minuman (F&B), teknologi perhotelan, desain interior, pengemasan, hingga solusi manufaktur. Selain menyajikan ribuan produk dan teknologi terbaru, FHI 2026 menghadirkan ragam program unggulan yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi bisnis, memperluas wawasan industri, dan mendorong inovasi. Program-program tersebut meliputi Business Matching Programme, Innovation Spotlight, Networking Night on Wheels, Beyond Coffee, Wine Masterclass, Culinary Talk, Architectural Workshop, serta berbagai seminar industri yang menyoroti perkembangan terkini di sektor perhotelan dan F&B.
Selain berfungsi sebagai platform kolaborasi bisnis, FHI 2026 menghadirkan serangkaian seminar yang membahas isu-isu strategis penentu masa depan industri perhotelan dan F&B. Salah satu seminar yang dibawakan oleh Perum BULOG berfokus pada keamanan pangan dengan memperkenalkan layanan pengendalian hama JASTASMA sebagai solusi pengelolaan hama terpadu untuk industri hotel, restoran, dan katering (HoReCa).
Mochamad Yandra Darajat, Kepala Divisi Pemasaran dan Manajemen Bisnis Perum BULOG, menjelaskan bahwa partisipasi BULOG dalam FHI mencerminkan komitmennya untuk memberikan layanan bernilai tambah bagi industri perhotelan. Senada dengan hal tersebut, Seymour Magabe, General Manager UB JASTASMA Perum BULOG, menegaskan bahwa pengendalian hama yang efektif sangat krusial untuk menjaga keamanan pangan, kualitas produk, dan standar pelayanan di seluruh sektor HoReCa.
Transformasi digital juga menjadi sorotan utama dalam seminar WaterHub yang bekerja sama dengan Kopi Jago, menyoroti pentingnya kualitas air dalam menjaga konsistensi rasa minuman. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT), WaterHub menyediakan solusi pemantauan kualitas dan konsumsi air secara real-time, membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung operasional yang lebih berkelanjutan.
Komitmen terhadap keberlanjutan diperkuat melalui seminar dari FoodCycle Indonesia yang memperkenalkan konsep Circular Food System sebagai solusi praktis pengelolaan limbah makanan. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, para peserta mendalami praktik pengelolaan limbah makanan yang bertanggung jawab, mulai dari pencegahan limbah makanan, redistribusi makanan berlebih yang masih layak konsumsi, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos. Hingga saat ini, FoodCycle Indonesia telah menyalurkan lebih dari 2 juta porsi makanan, menyelamatkan sekitar 1.500 ton makanan, dan membantu mengurangi emisi karbon dioksida ($\text{CO}_2$) hingga 4.000 ton.
Melengkapi diskusi tentang keberlanjutan dan dampak sosial, Kopi Kamu mendorong para pelaku industri perhotelan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih inklusif dengan memberdayakan penyandang disabilitas. Melalui pendekatan berbasis kekuatan (strengths-based approach) dan metodologi PATH yang menyelaraskan potensi individu dengan kebutuhan industri, Kopi Kamu membuktikan bahwa praktik perekrutan inklusif tidak hanya menciptakan dampak sosial yang bermakna, tetapi juga memperkuat loyalitas pelanggan serta berkontribusi pada pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kompetensi tenaga kerja di industri perhotelan, FHI 2026 menghadirkan serangkaian lokakarya (workshop) dan masterclass bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia. Sesi praktik langsung ini dipimpin oleh koki profesional yang membagikan keahlian mereka dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk teknik memasak, pengolahan daging (butchery), pembuatan kue (pastry), dan inovasi kuliner modern.
Rangkaian lokakarya tersebut mencakup beragam topik menarik, antara lain Butchery Masterclass bersama Chef Steffu Santoso, Modern Indonesian Cuisine bersama Chef Degan Septoadji, Hand-Crafted Pasta bersama Chef Muhammad Imran, Sugar Showpieces bersama Chef Bryan Benedic, serta Fruit and Vegetable Carving bersama Chef Giri dan Chef Sobari Firmansyah.
Melengkapi rangkaian lokakarya, Indonesia Sommelier Association (ISA) menyelenggarakan Wine Masterclass yang mengulas tren terkini dalam industri wine, teknik penyelarasan hidangan dan minuman (wine pairing), serta pengembangan keterampilan sommelier sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan di sektor F&B.
FHI 2026 kembali menjadi panggung unjuk bakat bagi talenta terbaik Indonesia melalui serangkaian kompetisi bergengsi di sektor kopi, teh, dan minuman kreatif. Selain merayakan keunggulan profesional, kompetisi ini memberikan kesempatan bagi para pemenang untuk mewakili Indonesia di kejuaraan tingkat internasional.
Pada Indonesia Coffee Competition (ICC) yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI), Andika Nugraha dari Curators Coffee Company dinobatkan sebagai juara Indonesia Barista Championship (IBC) 2025/2026. Ia akan mewakili Indonesia pada World Barista Championship 2026 di Panama. Kelvin Deviro dari Catur Coffee Company meraih posisi kedua, sementara Yanuar Arlief dari Kopi Kenangan berada di posisi ketiga.
Setelah jeda selama tujuh tahun, Tea Masters Cup (TMC) kembali digelar secara tatap muka di FHI 2026, mempertandingkan kategori Tea Preparation dan Tea Mixology. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para profesional teh spesialti Indonesia untuk menunjukkan keahlian teknis, kreativitas, dan inovasi mereka sekaligus menyoroti karakteristik khas teh Indonesia.
Ade Suharyono meraih juara pertama untuk kategori Tea Preparation, sedangkan Raihan M. Tjahjono memenangkan kategori Tea Mixology. Kedua juara tersebut memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta dan berhak mewakili Indonesia di ajang kompetisi internasional.
Sementara itu, World Fashion Drinks Competition (WFDC) Indonesia Division 2027 menghadirkan kompetisi yang menyoroti kreasi minuman non-alkohol inovatif yang terinspirasi dari cita rasa lokal Indonesia. Ariel Campbell meraih gelar juara pertama, disusul oleh Muh. Ipal Alpikri sebagai runner-up, dan William Ekaputra Mulia di posisi ketiga. Ketiga pemenang akan mewakili Indonesia pada WFDC Global Finals di Shanghai, Tiongkok.
Melalui berbagai kompetisi ini, FHI 2026 tidak hanya mengapresiasi pencapaian para profesional berbakat Indonesia, tetapi juga menegaskan perannya dalam membina talenta kelas dunia yang mampu bersaing dan berprestasi di panggung internasional.
Keberlanjutan tetap menjadi inti dari pameran FHI 2026, dengan berbagai inisiatif yang diterapkan di bawah komitmen "Zero Waste" untuk mendorong pengurangan limbah dan mendukung ekonomi sirkular.
Keberhasilan FHI 2026 semakin memperkuat perannya sebagai platform bisnis internasional terdepan yang memadukan inovasi, kolaborasi, pengembangan talenta, dan praktik berkelanjutan dalam satu ekosistem terpadu. Melanjutkan momentum positif ini, Food & Hospitality Indonesia (FHI) akan kembali hadir pada 21–24 Juli 2027 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, siap menyambut para pelaku industri, asosiasi, profesional, dan mitra bisnis dari seluruh dunia untuk memperluas jaringan, mengeksplorasi peluang bisnis baru, bertukar wawasan, serta membangun kolaborasi yang memperkuat daya saing industri makanan, minuman, dan perhotelan Indonesia di tingkat regional maupun global.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai edisi FHI berikutnya, silakan kunjungi situs resmi di
www.foodhospitalityindonesia.com atau ikuti akun resmi Food & Hospitality Indonesia di Instagram (@foodhospitalityindonesia_fhi), Facebook dan LinkedIn (Food & Hospitality Indonesia), serta YouTube (Food & Hospitality Series_ID).
Tentang PT Pamerindo Indonesia
PT Pamerindo Indonesia adalah penyelenggara pameran dagang terkemuka di Indonesia, yang didirikan dengan tujuan tunggal menyelenggarakan pameran dagang khusus untuk pasar Indonesia. Perusahaan ini telah berkembang pesat dan kini secara rutin menyelenggarakan lebih dari 20 pameran dagang di berbagai sektor: Kecantikan, Bangunan & Konstruksi, Kelistrikan & Energi, Makanan & Perhotelan, Laboratorium, Manufaktur, Pertambangan, Plastik & Karet, serta Minyak & Gas. Sejak awal berdirinya, PT Pamerindo Indonesia telah menyelenggarakan lebih dari 200 pameran dagang internasional di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
PT Pamerindo Indonesia adalah bagian dari Informa Markets, sebuah divisi dari Informa plc. Informa Markets menciptakan berbagai platform bagi industri dan pasar spesialis untuk berdagang, berinovasi, dan tumbuh.
Portofolio kami tercatat lebih dari 550 acara internasional business to business dan berbagai merek di pasar termasuk Kesehatan & Farmasi, Infrastruktur, Konstruksi & Perumahan, Mode & Pakaian, Perhotelan, Makanan & Minuman, dan Kesehatan & Nutrisi, dan lain-lain. Kami memberi peluang kepada pelanggan dan mitra di seluruh dunia untuk terlibat langsung dan melakukan bisnis melalui pameran tatap muka, konten digital, dan solusi data yang berkelanjutan. Sebagai penyelenggara pameran terkemuka di dunia, kami menghidupkan beragam pasar khusus, membuka berbagai peluang, dan membantu pelanggan serta mitra untuk berkembang selama 365 hari dalam setahun. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.pamerindo.com & www.informamarkets.com.
#FHI2026 #FoodHospitalityIndonesia #FoodHospitalityIndonesia2026 #FHIJakarta #FHIExhibition #FHIIndonesia #Hospitality #HospitalityIndustry #HospitalityIndonesia #HospitalityNews #HospitalityInnovation #HospitalityTrends #FutureOfHospitality #HotelIndustry #FoodAndBeverage #FBIndustry #FoodService #IndonesiaFoodIndustry #CulinaryIndustry #CulinaryIndonesia #BusinessMatching #HospitalityBusiness #TradeExhibition #BusinessNetworking #B2BEvents #Sustainability #SustainableHospitality #ZeroWaste #CircularEconomy #FoodWaste #FoodWasteManagement #GreenHospitality #HospitalityTechnology #IoT #DigitalTransformation #WaterTechnology #CulinaryCompetition #IndonesiaBaristaChampionship #TeaMastersCup #SpecialtyCoffee #SpecialtyTea #CulinaryProfessionals #HospitalityTraining #Jakarta #JakartaEvents #JIExpo #Indonesia
FHI 2026 → Food Hospitality Indonesia → Indonesia Hospitality → Industri F&B → Matchmaking Bisnis → Inovasi Perhotelan → Talenta Kuliner → Keberlanjutan → Bebas Sampah (Zero Waste) → Ekonomi Sirkular → Teknologi Perhotelan → Masa Depan Perhotelan Indonesia
FHI 2026, Food Hospitality Indonesia, Makanan & Minuman, Perhotelan, Perhotelan Indonesia, Industri Perhotelan, Inovasi Perhotelan, Teknologi Perhotelan, Keberlanjutan, Perhotelan Berkelanjutan, Bebas Sampah (Zero Waste), Ekonomi Sirkular, Limbah Makanan, Matchmaking Bisnis, Industri Kuliner, Kompetisi Kuliner, Kopi Spesialti, Teh Spesialti, Industri Perhotelan, Acara Jakarta, JIExpo, Acara Indonesia.
FHI 2026 Memperkuat Daya Saing Industri Perhotelan Indonesia Melalui Inovasi, Kolaborasi, dan Keberlanjutan



Jakarta, 04 Agustus 2026 – Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 secara resmi menutup edisi ke-20 yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema "A Thrilling Journey of Excellence That Celebrates the Now and Ignites the Future", FHI menghadirkan 576 perusahaan peserta pameran dari 33 negara, menarik lebih dari 34.000 pengunjung profesional dari 62 negara, dan memfasilitasi lebih dari 2.800 sesi business matchmaking yang menghubungkan para pelaku industri, pembeli, distributor, serta pengambil keputusan kunci dari Indonesia dan mancanegara.
Capaian ini mencerminkan kepercayaan yang kuat dari industri terhadap FHI sebagai platform bisnis internasional untuk memperluas jaringan, menjalin kemitraan strategis, dan membuka akses ke pasar global. Keberhasilan edisi tahun ini semakin mempertegas posisi FHI sebagai pameran dagang internasional terkemuka di Indonesia untuk industri makanan, minuman, dan perhotelan.
Diselenggarakan bersamaan dengan Hotelex Indonesia, Fine Furniture & Deco Asia (FFDA), dan ProPak Indonesia, FHI 2026 menampilkan ekosistem industri yang saling terhubung—mencakup rantai pasok makanan dan minuman (F&B), teknologi perhotelan, desain interior, pengemasan, hingga solusi manufaktur. Selain menyajikan ribuan produk dan teknologi terbaru, FHI 2026 menghadirkan ragam program unggulan yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi bisnis, memperluas wawasan industri, dan mendorong inovasi. Program-program tersebut meliputi Business Matching Programme, Innovation Spotlight, Networking Night on Wheels, Beyond Coffee, Wine Masterclass, Culinary Talk, Architectural Workshop, serta berbagai seminar industri yang menyoroti perkembangan terkini di sektor perhotelan dan F&B.
Meysia Stephanie, Portfolio Director Food & Hospitality Indonesia 2026, menyatakan bahwa antusiasme tinggi dari para peserta pameran maupun pengunjung mencerminkan meningkatnya rasa percaya para pelaku industri terhadap FHI. “Antusiasme yang kita saksikan sepanjang FHI 2026 membuktikan bahwa industri makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia terus berkembang menjadi sektor yang kian dinamis dan berdaya saing. Kami berharap setiap kemitraan yang terjalin selama acara ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang akan memperkuat daya saing industri perhotelan Indonesia di panggung global,” ujar Meysia.
Baca Juga:
10 Villa Honeymoon Terbaik di Bali
Seminar Industri Mendorong Inovasi, Keamanan Pangan, dan Keberlanjutan
Selain berfungsi sebagai platform kolaborasi bisnis, FHI 2026 menghadirkan serangkaian seminar yang membahas isu-isu strategis penentu masa depan industri perhotelan dan F&B. Salah satu seminar yang dibawakan oleh Perum BULOG berfokus pada keamanan pangan dengan memperkenalkan layanan pengendalian hama JASTASMA sebagai solusi pengelolaan hama terpadu untuk industri hotel, restoran, dan katering (HoReCa).
Mochamad Yandra Darajat, Kepala Divisi Pemasaran dan Manajemen Bisnis Perum BULOG, menjelaskan bahwa partisipasi BULOG dalam FHI mencerminkan komitmennya untuk memberikan layanan bernilai tambah bagi industri perhotelan. Senada dengan hal tersebut, Seymour Magabe, General Manager UB JASTASMA Perum BULOG, menegaskan bahwa pengendalian hama yang efektif sangat krusial untuk menjaga keamanan pangan, kualitas produk, dan standar pelayanan di seluruh sektor HoReCa.
Transformasi digital juga menjadi sorotan utama dalam seminar WaterHub yang bekerja sama dengan Kopi Jago, menyoroti pentingnya kualitas air dalam menjaga konsistensi rasa minuman. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT), WaterHub menyediakan solusi pemantauan kualitas dan konsumsi air secara real-time, membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung operasional yang lebih berkelanjutan.
Komitmen terhadap keberlanjutan diperkuat melalui seminar dari FoodCycle Indonesia yang memperkenalkan konsep Circular Food System sebagai solusi praktis pengelolaan limbah makanan. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, para peserta mendalami praktik pengelolaan limbah makanan yang bertanggung jawab, mulai dari pencegahan limbah makanan, redistribusi makanan berlebih yang masih layak konsumsi, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos. Hingga saat ini, FoodCycle Indonesia telah menyalurkan lebih dari 2 juta porsi makanan, menyelamatkan sekitar 1.500 ton makanan, dan membantu mengurangi emisi karbon dioksida ($\text{CO}_2$) hingga 4.000 ton.
Melengkapi diskusi tentang keberlanjutan dan dampak sosial, Kopi Kamu mendorong para pelaku industri perhotelan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih inklusif dengan memberdayakan penyandang disabilitas. Melalui pendekatan berbasis kekuatan (strengths-based approach) dan metodologi PATH yang menyelaraskan potensi individu dengan kebutuhan industri, Kopi Kamu membuktikan bahwa praktik perekrutan inklusif tidak hanya menciptakan dampak sosial yang bermakna, tetapi juga memperkuat loyalitas pelanggan serta berkontribusi pada pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Lakakarya dan Masterclass Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Industri Perhotelan
Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kompetensi tenaga kerja di industri perhotelan, FHI 2026 menghadirkan serangkaian lokakarya (workshop) dan masterclass bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia. Sesi praktik langsung ini dipimpin oleh koki profesional yang membagikan keahlian mereka dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk teknik memasak, pengolahan daging (butchery), pembuatan kue (pastry), dan inovasi kuliner modern.
Chef Rafael Triloko Basanto, Presiden ACP Indonesia, menyatakan bahwa program tahun ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknis peserta melalui pembelajaran langsung dari para praktisi berpengalaman. “Kami bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang meningkatkan kualitas tenaga kerja kuliner Indonesia melalui pemikiran bersama, praktik langsung, dan diskusi mendalam bersama para koki profesional,” ungkapnya.
Rangkaian lokakarya tersebut mencakup beragam topik menarik, antara lain Butchery Masterclass bersama Chef Steffu Santoso, Modern Indonesian Cuisine bersama Chef Degan Septoadji, Hand-Crafted Pasta bersama Chef Muhammad Imran, Sugar Showpieces bersama Chef Bryan Benedic, serta Fruit and Vegetable Carving bersama Chef Giri dan Chef Sobari Firmansyah.
Melengkapi rangkaian lokakarya, Indonesia Sommelier Association (ISA) menyelenggarakan Wine Masterclass yang mengulas tren terkini dalam industri wine, teknik penyelarasan hidangan dan minuman (wine pairing), serta pengembangan keterampilan sommelier sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan di sektor F&B.
Kompetisi Internasional Unjuk Gigi Talenta Terbaik Indonesia
FHI 2026 kembali menjadi panggung unjuk bakat bagi talenta terbaik Indonesia melalui serangkaian kompetisi bergengsi di sektor kopi, teh, dan minuman kreatif. Selain merayakan keunggulan profesional, kompetisi ini memberikan kesempatan bagi para pemenang untuk mewakili Indonesia di kejuaraan tingkat internasional.
Pada Indonesia Coffee Competition (ICC) yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI), Andika Nugraha dari Curators Coffee Company dinobatkan sebagai juara Indonesia Barista Championship (IBC) 2025/2026. Ia akan mewakili Indonesia pada World Barista Championship 2026 di Panama. Kelvin Deviro dari Catur Coffee Company meraih posisi kedua, sementara Yanuar Arlief dari Kopi Kenangan berada di posisi ketiga.
Setelah jeda selama tujuh tahun, Tea Masters Cup (TMC) kembali digelar secara tatap muka di FHI 2026, mempertandingkan kategori Tea Preparation dan Tea Mixology. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para profesional teh spesialti Indonesia untuk menunjukkan keahlian teknis, kreativitas, dan inovasi mereka sekaligus menyoroti karakteristik khas teh Indonesia.
Ade Suharyono meraih juara pertama untuk kategori Tea Preparation, sedangkan Raihan M. Tjahjono memenangkan kategori Tea Mixology. Kedua juara tersebut memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta dan berhak mewakili Indonesia di ajang kompetisi internasional.
Oza Sudewo, Ketua Specialty Tea Indonesia, menyatakan bahwa kembalinya Tea Masters Cup menjadi tonggak penting bagi kemajuan industri teh Indonesia. “Kami berharap para peserta dan pemenang terus menjadi duta teh Indonesia yang memperkenalkan kekayaan dan keberagaman teh Nusantara kepada masyarakat global,” ujarnya.
Sementara itu, World Fashion Drinks Competition (WFDC) Indonesia Division 2027 menghadirkan kompetisi yang menyoroti kreasi minuman non-alkohol inovatif yang terinspirasi dari cita rasa lokal Indonesia. Ariel Campbell meraih gelar juara pertama, disusul oleh Muh. Ipal Alpikri sebagai runner-up, dan William Ekaputra Mulia di posisi ketiga. Ketiga pemenang akan mewakili Indonesia pada WFDC Global Finals di Shanghai, Tiongkok.
Melalui berbagai kompetisi ini, FHI 2026 tidak hanya mengapresiasi pencapaian para profesional berbakat Indonesia, tetapi juga menegaskan perannya dalam membina talenta kelas dunia yang mampu bersaing dan berprestasi di panggung internasional.
Mengintegrasikan Keberlanjutan ke Dalam Setiap Aspek Acara
Keberlanjutan tetap menjadi inti dari pameran FHI 2026, dengan berbagai inisiatif yang diterapkan di bawah komitmen "Zero Waste" untuk mendorong pengurangan limbah dan mendukung ekonomi sirkular.
Inisiatif tersebut meliputi kampanye #BringYourOwnTumbler dengan penyediaan Water Refill Station oleh WaterHub; program pengelolaan sampah dan limbah makanan bekerja sama dengan mitra keberlanjutan Ecoloop dan FoodCycle; UCollect Station oleh Noovoleum untuk mengumpulkan minyak goreng bekas yang diolah menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF); Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (EV Charging Station); serta Beyond Coffee, sebuah inisiatif inklusi sosial yang menghadirkan barista penyandang Down syndrome sebagai bagian dari pengalaman para pengunjung.
Melalui berbagai inisiatif ini, FHI membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan prinsip yang terintegrasi di setiap lini pameran. Leonarita Hutama, Marketing Communication Manager PT Pamerindo Indonesia, menyatakan bahwa FHI 2026 tidak hanya berfungsi sebagai platform bisnis tetapi juga sebagai ruang percontohan bagaimana praktik berkelanjutan dapat diterapkan di industri perhotelan dan F&B. “FHI 2026 tidak hanya membahas konsep bebas sampah secara teori—kami menghidupkan konsep tersebut di seluruh ekosistem acara, menunjukkan bagaimana prinsip ekonomi sirkular dapat diterapkan secara nyata di industri perhotelan,” terang Leonarita.
Keberhasilan FHI 2026 semakin memperkuat perannya sebagai platform bisnis internasional terdepan yang memadukan inovasi, kolaborasi, pengembangan talenta, dan praktik berkelanjutan dalam satu ekosistem terpadu. Melanjutkan momentum positif ini, Food & Hospitality Indonesia (FHI) akan kembali hadir pada 21–24 Juli 2027 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, siap menyambut para pelaku industri, asosiasi, profesional, dan mitra bisnis dari seluruh dunia untuk memperluas jaringan, mengeksplorasi peluang bisnis baru, bertukar wawasan, serta membangun kolaborasi yang memperkuat daya saing industri makanan, minuman, dan perhotelan Indonesia di tingkat regional maupun global.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai edisi FHI berikutnya, silakan kunjungi situs resmi di
www.foodhospitalityindonesia.com atau ikuti akun resmi Food & Hospitality Indonesia di Instagram (@foodhospitalityindonesia_fhi), Facebook dan LinkedIn (Food & Hospitality Indonesia), serta YouTube (Food & Hospitality Series_ID).
Tentang PT Pamerindo Indonesia
PT Pamerindo Indonesia adalah penyelenggara pameran dagang terkemuka di Indonesia, yang didirikan dengan tujuan tunggal menyelenggarakan pameran dagang khusus untuk pasar Indonesia. Perusahaan ini telah berkembang pesat dan kini secara rutin menyelenggarakan lebih dari 20 pameran dagang di berbagai sektor: Kecantikan, Bangunan & Konstruksi, Kelistrikan & Energi, Makanan & Perhotelan, Laboratorium, Manufaktur, Pertambangan, Plastik & Karet, serta Minyak & Gas. Sejak awal berdirinya, PT Pamerindo Indonesia telah menyelenggarakan lebih dari 200 pameran dagang internasional di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
PT Pamerindo Indonesia adalah bagian dari Informa Markets, sebuah divisi dari Informa plc. Informa Markets menciptakan berbagai platform bagi industri dan pasar spesialis untuk berdagang, berinovasi, dan tumbuh.
Portofolio kami tercatat lebih dari 550 acara internasional business to business dan berbagai merek di pasar termasuk Kesehatan & Farmasi, Infrastruktur, Konstruksi & Perumahan, Mode & Pakaian, Perhotelan, Makanan & Minuman, dan Kesehatan & Nutrisi, dan lain-lain. Kami memberi peluang kepada pelanggan dan mitra di seluruh dunia untuk terlibat langsung dan melakukan bisnis melalui pameran tatap muka, konten digital, dan solusi data yang berkelanjutan. Sebagai penyelenggara pameran terkemuka di dunia, kami menghidupkan beragam pasar khusus, membuka berbagai peluang, dan membantu pelanggan serta mitra untuk berkembang selama 365 hari dalam setahun. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.pamerindo.com & www.informamarkets.com.
#FHI2026 #FoodHospitalityIndonesia #FoodHospitalityIndonesia2026 #FHIJakarta #FHIExhibition #FHIIndonesia #Hospitality #HospitalityIndustry #HospitalityIndonesia #HospitalityNews #HospitalityInnovation #HospitalityTrends #FutureOfHospitality #HotelIndustry #FoodAndBeverage #FBIndustry #FoodService #IndonesiaFoodIndustry #CulinaryIndustry #CulinaryIndonesia #BusinessMatching #HospitalityBusiness #TradeExhibition #BusinessNetworking #B2BEvents #Sustainability #SustainableHospitality #ZeroWaste #CircularEconomy #FoodWaste #FoodWasteManagement #GreenHospitality #HospitalityTechnology #IoT #DigitalTransformation #WaterTechnology #CulinaryCompetition #IndonesiaBaristaChampionship #TeaMastersCup #SpecialtyCoffee #SpecialtyTea #CulinaryProfessionals #HospitalityTraining #Jakarta #JakartaEvents #JIExpo #Indonesia
Baca Juga:
10 Villa Honeymoon Terbaik di Bali
Tags:
Feature
FHI 2026
Food & Beverage
Food Hospitality Indonesia
Hospitality
hospitality Indonesia
Hospitality Industry
hospitality innovation
hospitality technology
sustainability
sustainable hospitality
Zero Waste
